Kinerja APBN Triwulan I 2026 Memberikan Sinyal Positif untuk Ekonomi Indonesia
Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada triwulan I 2026 dinilai memberikan sinyal positif bagi perekonomian nasional. Ekonom dari NEXT Indonesia Center, Christiantoko, mengatakan bahwa belanja negara yang ekspansif pada awal tahun ini mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, menunjukkan pengelolaan fiskal yang tetap berada dalam koridor disiplin.
Data Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa realisasi penerimaan negara hingga akhir Maret 2026 mencapai Rp574,9 triliun, tumbuh 10,5 persen secara tahunan. Penerimaan pajak menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan 20,7 persen menjadi Rp394,8 triliun. Sementara itu, realisasi belanja negara mencapai Rp815,0 triliun atau naik 31,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan defisit APBN sebesar Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Christiantoko menilai bahwa meskipun defisit mengalami peningkatan, level tersebut masih dalam batas aman dan mencerminkan strategi fiskal yang terukur. Pemerintah secara aktif menggunakan belanja negara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik, dengan defisit yang masih dalam kendali pemerintah.
Realisasi belanja negara pada triwulan I 2026 telah mencapai 21,2 persen dari target tahunan, lebih tinggi dari rata-rata historis. Peningkatan belanja ini didorong oleh program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan stimulus ekonomi senilai Rp15 triliun. Christiantoko menekankan bahwa belanja pemerintah yang tinggi merupakan pendorong penting bagi ekonomi, sementara tetap menjaga disiplin fiskal untuk keberlangsungan kebijakan yang kredibel.
Pemerintah juga tetap mempertahankan target defisit di bawah 3 persen terhadap PDB sebagai batasan kebijakan fiskal agar tetap kredibel. Dengan defisit sebesar 0,93 persen pada triwulan I 2026, Christiantoko meyakini bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi fiskal yang terukur dan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi ke depan.


