PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) akan mengusulkan pembagian dividen final sebesar Rp180,2 miliar untuk tahun buku 2024, atau setara dengan dividen pay out ratio (DPR) sebesar 22 persen dari laba bersih pada tahun yang sama. Rencana pembagian dividen ini akan disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan pada bulan Juni 2025. Direktur Utama SMDR, Bani M. Mulia, menjelaskan bahwa total dividen akan mencapai Rp11 per lembar saham, termasuk dividen interim sebesar Rp32,8 miliar yang telah dibagikan sebelumnya.
Dividen final ini terdiri dari dividen interim sebesar Rp2 per lembar saham dan dividen tambahan yang akan diusulkan dalam RUPST sebesar Rp9 per lembar saham. Selama kuartal pertama tahun 2025, SMDR mencatatkan pendapatan sebesar 181,2 juta dolar Amerika Serikat (AS), meningkat 16 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih perusahaan juga tumbuh menjadi 15,5 juta dolar AS, naik 52 persen dari tahun sebelumnya.
Total aset perusahaan hingga kuartal pertama tahun 2025 tercatat sebesar 1,3 miliar dolar AS, dengan ekuitas mencapai 745,6 juta dolar AS dan utang jangka panjang sebesar 198,3 juta dolar AS. Dengan dividen final yang diusulkan dan kinerja perusahaan yang solid, Samudera Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang positif dalam memperoleh laba bersih dan pendapatan.








