Saturday, January 24, 2026
HomeBursaMenthobi Karyatama Proyeksi Pendapatan Rp1 Triliun Tahun 2024

Menthobi Karyatama Proyeksi Pendapatan Rp1 Triliun Tahun 2024

PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR), perusahaan perkebunan kelapa sawit, mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 41,6 persen year on year (yoy) menjadi Rp1,00 triliun pada tahun 2024, dibandingkan dengan Rp710,98 miliar pada tahun sebelumnya. Ini disebabkan oleh kenaikan harga Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel (PK) sebesar 18,3 persen dan 24,3 persen. Selain itu, volume produksi CPO dan PK juga meningkat masing-masing sebesar 21 persen dan 33,8 persen, karena pabrik kelapa sawit anak usaha mereka, PT Khatulistiwa Sinergi Omnidaya (KSO), telah mulai beroperasi penuh pada tahun 2024 setelah diakuisisi pada akhir 2023.

Dengan pertumbuhan pendapatan tersebut, MKTR mencatatkan laba usaha yang meningkat 70 persen (yoy) dari Rp62,679 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp106,386 miliar pada tahun 2024. Laba tahun berjalan juga meningkat menjadi Rp52,2 miliar pada tahun 2024, naik 1,7 persen (yoy) dari Rp51,3 miliar pada tahun sebelumnya. MKTR juga menyetujui pembagian dividen sebesar Rp18,21 miliar atau 34,88 persen dari laba tahun berjalan perseroan sebesar Rp52,2 miliar pada tahun 2024.

Perusahaan terus berupaya untuk menerapkan praktik pertanian terbaik dan prinsip keberlanjutan dengan mendirikan fasilitas produksi Biomass EFB Pellet. Ini merupakan langkah untuk menciptakan bahan bakar alternatif ramah lingkungan dengan menggunakan tandan kosong (tankos) kelapa sawit, guna mendukung transisi energi hijau menuju Net Zero Emission (NZE). MKTR tengah membangun fasilitas produksi terbaru Biomass EFB Pellet, yang dijadwalkan akan beroperasi pada akhir 2025 setelah mini plant dengan kapasitas produksi 2 ton per hari yang didirikan pada tahun 2024.

Selain itu, MKTR juga telah meluncurkan GreenGrow, merek dagang pupuk organik dari anak usahanya PT Menthobi Hijau Lestari (MHL). GreenGrow merupakan pupuk organik berbentuk granul yang menggunakan bahan baku tankos dan telah memiliki izin edar dari pemerintah serta sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian. Perusahaan juga akan mengoptimalkan aset mereka dengan memulai operasi penuh fasilitas Kernel Crushing Plant (KCP) pada tahun 2025, yang diresmikan pada semester II-2024.

Dengan strategi terintegrasi dan fokus pada optimalisasi aset, inovasi produk, dan ekspansi agribisnis berkelanjutan, MKTR yakin dapat memperkuat bisnis mereka dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Melalui berbagai inisiatif dan upaya yang dilakukan, MKTR membuktikan komitmennya terhadap inovasi dan kontribusi positif bagi industri serta lingkungan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer