Tuesday, March 10, 2026
HomeFinansialTransformasi Funding oleh Manajemen Baru BRI: Langkah Strategis Menuju Perubahan

Transformasi Funding oleh Manajemen Baru BRI: Langkah Strategis Menuju Perubahan

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengumumkan rencana untuk melakukan transformasi di bidang pendanaan dengan fokus pada memperoleh dana murah dari berbagai segmen di bawah kepemimpinan manajemen baru. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa perubahan tersebut akan difokuskan pada akselerasi transformasi CASA di segmen consumer dan SME (UKM) serta penguatan dari sisi perolehan dana murah dari segmen wholesale banking. Hery juga menekankan pentingnya keberhasilan transformasi funding untuk mendukung pertumbuhan bisnis BRI secara sehat dan berkelanjutan.

BRI menyoroti dominasi portofolio bisnisnya yang didasarkan pada kredit UMKM, namun juga ingin memperkuat porsi pendanaan dengan fokus pada dana murah. Melalui super apps BRImo dan berbagai engine lainnya, seperti AgenBRILink dan QLola, BRI akan terus mengoptimalkan layanan perbankan ritel untuk meningkatkan penetrasi pasar. Dengan meningkatnya perolehan CASA, BRI berharap dapat memperkuat posisinya dalam persaingan pasar perbankan.

Selain itu, transformasi dari sisi funding juga dianggap sebagai langkah penting bagi BRI untuk meningkatkan porsi dana murah (CASA) sebagai bagian dari total DPK yang telah mencapai Rp1.400 triliun pada triwulan pertama tahun 2025. Dengan menurunkan cost of fund (CoF) sebesar 50 basis point (bps), BRI berharap dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi perseroan tetapi juga bagi nasabah UMKM yang menjadi fokus utama bisnisnya.

BRI juga berkomitmen untuk memperkuat core bisnis pada segmen UMKM dan mengembangkan core bisnis pada segmen lainnya, seperti segmen consumer melalui KPR dan BRIguna. Di samping itu, perseroan juga akan fokus pada implementasi framework risk management yang mendukung bisnis serta peningkatan operasional untuk meningkatkan turnaround time. Selain aspek bisnis, BRI juga akan terus berinvestasi dalam sumber daya manusia dengan program talent management dan pelatihan.

Penunjukan Direktur Utama BRI Hery Gunardi dan jajaran manajemen baru diharapkan dapat membawa perseroan menuju transformasi yang lebih baik. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 24 Maret 2025 menjadi tonggak penting dalam perubahan manajemen yang bertujuan untuk memperkuat posisi BRI dalam industri perbankan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer