Tuesday, March 10, 2026
HomeFinansialPenguatan Rupiah Terkait Dampak Ekspektasi Resesi AS

Penguatan Rupiah Terkait Dampak Ekspektasi Resesi AS

Pasar memperhitungkan ekspektasi resesi AS yang mereda, menyebabkan penguatan nilai tukar rupiah. Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuabi, mengamati bahwa kurs rupiah mengalami kenaikan, dari Rp16.873 menjadi Rp16.823 per dolar AS. Begitu pula dengan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia yang naik menjadi Rp16.779 per dolar AS. Namun, prospek ekonomi jangka pendek tetap dianggap tidak pasti, terutama setelah rapat Federal Reserve bulan Maret yang menunjukkan kekhawatiran terhadap inflasi yang lebih tinggi dan pertumbuhan yang lebih lambat. Pengumuman Presiden AS Donald Trump terkait penangguhan tarif terhadap 75 negara selama 90 hari juga berkontribusi dalam meredanya kekhawatiran resesi AS. Meskipun begitu, perang dagang antara AS dan Tiongkok masih menjadi fokus pasar, dengan tarif impor yang terus meningkat dari kedua belah pihak. Pemerintah AS dan Tiongkok tidak menunjukkan tanda-tanda untuk meredakan ketegangan dagang, menimbulkan hambatan ekonomi yang berkelanjutan bagi AS. Meskipun demikian, pasar tetap waspada terhadap agenda kebijakan ekonomi Amerika Serikat, terutama karena perubahan sikap Trump terkait tarif yang dapat memengaruhi pasar secara keseluruhan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer