Tuesday, March 10, 2026
HomeFinansialLangkah Kuat BI Stabilisasi Rupiah dari Tekanan Global

Langkah Kuat BI Stabilisasi Rupiah dari Tekanan Global

Bank Indonesia mengambil serangkaian langkah-langkah untuk menstabilkan nilai tukar rupiah dan menjaga kepercayaan pelaku pasar serta investor terhadap Indonesia. Pada 7 April 2025, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk melakukan intervensi di pasar off-shore (non-deliverable forward/NDF) guna mengatasi tekanan global yang tinggi terhadap nilai tukar rupiah.

Menurut Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, tekanan terhadap nilai tukar rupiah mulai terjadi di pasar off-shore (NDF) ketika pasar domestik dalam rangka Idul Fitri 1446 Hijriah sedang libur panjang. Faktor-faktor seperti kebijakan tarif resiprokal yang dikeluarkan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan respons kebijakan retaliasi tarif oleh Pemerintah China telah menimbulkan gejolak pasar keuangan global, termasuk arus modal keluar dan tekanan pelemahan nilai tukar di berbagai negara, terutama negara-negara emerging market.

Bank Indonesia melakukan intervensi secara berkesinambungan di pasar off-shore di Asia, Eropa, dan New York. Selain itu, BI akan melakukan intervensi secara agresif di pasar domestik mulai dari awal pembukaan pada 8 April 2025 dengan intervensi di pasar valuta asing (spot dan DNDF) serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. BI juga akan mengoptimalkan instrumen likuiditas rupiah untuk memastikan cukupnya likuiditas di pasar uang dan perbankan domestik.

Langkah-langkah yang diambil oleh Bank Indonesia tersebut bertujuan untuk menstabilkan nilai tukar rupiah dan menjaga kepercayaan pelaku pasar dan investor terhadap Indonesia. Dalam situasi ketidakpastian global yang dihadapi, langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan dukungan dan kepastian bagi stabilitas ekonomi Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer