PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 dan DPRD Papua Barat Daya Bersinergi Tingkatkan Pelabuhan Sorong
Makassar – Peran Pelabuhan Sorong sebagai hub logistik utama di Kawasan Timur Indonesia (KTI) semakin ditingkatkan melalui upaya percepatan pengembangan yang dilakukan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 dan DPRD Provinsi Papua Barat Daya.
Langkah Strategis untuk Kembangkan Pelabuhan Sorong
Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M Palesang, menyatakan bahwa sinergi antara Pelindo Regional 4 dan DPRD Papua Barat Daya bertujuan untuk memperkuat kawasan timur Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Kunjungan kerja Komisi III DPRD Papua Barat Daya ke Kantor Pelindo Regional 4 membahas langkah strategis dalam menjadikan Pelabuhan Sorong sebagai simpul logistik utama di KTI.
Kunjungan ini dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Papua Barat Daya, Fredrik F A Marlissa, dan Ketua Komisi III, Max A Hehanussa. Fredrik Marlissa menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan di Pelabuhan Sorong untuk menjawab tingginya aktivitas ekonomi di daerah tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Max Hehanussa menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan Pelindo sangat vital dalam menghasilkan efek positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Sinergi yang kuat antara kedua pihak diharapkan dapat membuat program pengembangan pelabuhan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata.
Komitmen Pelindo dalam Pengembangan Pelabuhan Sorong
Yusida juga menegaskan komitmen Pelindo dalam terus melakukan pengembangan secara bertahap, baik dari peningkatan infrastruktur maupun layanan operasional. Berbagai rencana strategis telah disiapkan, mulai dari peningkatan kapasitas terminal hingga penguatan sistem operasional berbasis digital guna meningkatkan efisiensi dan daya saing Pelabuhan Sorong.
Dengan adanya sinergi antara Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 dan DPRD Papua Barat Daya, diharapkan Pelabuhan Sorong dapat semakin berkembang menjadi hub logistik yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia.


