Sunday, February 8, 2026
HomeLintas KotaKecelakaan Kereta Api di KAI Jakarta Meningkat pada 2025: Fakta & Analisis

Kecelakaan Kereta Api di KAI Jakarta Meningkat pada 2025: Fakta & Analisis

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat peningkatan jumlah kejadian kecelakaan kereta api yang melibatkan kendaraan dan orang selama periode Januari-Juli 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Menurut Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, jumlah kecelakaan melibatkan kereta dengan kendaraan di perlintasan sebidang mencapai 33 kasus, sementara kecelakaan yang melibatkan kereta dengan orang di jalur kereta api mencapai 111 kasus. Angka ini lebih tinggi daripada periode yang sama pada tahun sebelumnya, dimana terdapat 29 kasus kecelakaan dengan kendaraan di perlintasan sebidang dan 92 kasus kecelakaan dengan orang di jalur kereta api.

Peningkatan tersebut merupakan perhatian serius bagi KAI, yang berusaha memberikan sosialisasi kepada pengendara dan masyarakat. KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan berbagai sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api di titik-titik rawan perlintasan sebidang dan jalur KA yang sering dilewati masyarakat. Sosialisasi dilakukan secara rutin hampir setiap minggu di perlintasan sebidang langsung, wilayah dengan aktivitas masyarakat di sekitar jalur KA, dan juga di sekolah untuk memberikan informasi kepada pelajar.

Tim KAI melakukan edukasi langsung di lapangan dengan spanduk dan brosur berisi pesan keselamatan. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan melalui media massa dan media sosial. KAI Daop 1 Jakarta juga melibatkan komunitas dan tokoh masyarakat setempat untuk memperkuat pendekatan kultural dan emosional terhadap warga. Kehadiran komunitas dan tokoh masyarakat di sosialisasi dianggap sebagai kekuatan tersendiri karena mereka memiliki pengaruh dan kedekatan di lingkungan sekitarnya.

Masyarakat diingatkan untuk tidak menerobos palang pintu perlintasan ketika sudah tertutup karena kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Warga juga diimbau untuk selalu memprioritaskan keselamatan dengan berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan sebelum melewati perlintasan sebidang. Selain itu, agar tidak melakukan aktivitas di jalur kereta api, baik berjalan kaki, bermain, atau menggunakan sebagai akses jalan pintas karena bukanlah tempat umum. Keamanan di sekitar jalur kereta api merupakan tanggung jawab bersama, penting untuk mematuhi semua aturan dan rambu yang ada di perlintasan sebidang.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer