Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberi apresiasi kepada mantan Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi yang telah ditunjuk sebagai komisaris utama BUMD Food Station (FS) Tjipinang Jaya setelah terlibat kasus beras oplosan. Menurut Pramono, Teguh dipilih karena memiliki kredibilitas dan rekam jejak yang baik untuk membenahi BUMD tersebut. Bersama Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno, keduanya meyakini bahwa Teguh dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan membenahi Food Station setelah kasus kontroversial tersebut.
Wakil Gubernur Rano Karno juga berharap Teguh dapat melakukan perbaikan di Food Station dan menempatkan orang yang tepat di posisi tersebut. Meskipun Teguh masih aktif sebagai Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di Kementerian Dalam Negeri, dia juga menjabat sebagai komisaris utama di Food Station. Sebelumnya, Pramono telah menunjuk Direktur Keuangan Julius Sutjiadi sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya.
Pramono menegaskan bahwa penunjukan Plt Dirut dari internal BUMD itu dilakukan untuk menjaga kelangsungan operasional Food Station agar tidak terganggu selama proses hukum berlangsung. Ia juga memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam menuntaskan kasus tersebut. Pramono juga meminta manajemen FS untuk meningkatkan pengawasan internal dan membuka jalur pengaduan publik untuk memastikan standar kualitas beras yang dijual sesuai dengan peraturan yang berlaku. Masyarakat diharapkan bisa melaporkan temuan beras yang tidak sesuai standar ke nomor kontak yang telah disediakan.


