Pada Jumat sore, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 Jakarta mobilisasi 200 pekerja untuk mengevakuasi KA Argo Bromo Anggrek yang anjlok di wilayah Daop 3 Cirebon. Setelah dilakukan perbaikan, jalur kereta api di Peganden Baru sudah bisa dilewati kembali pada Sabtu pagi. KAI terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api. Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyatakan permintaan maaf atas pembatalan dan keterlambatan perjalanan kereta api. Bagi pelanggan yang terdampak, proses pengembalian uang tiket atau mengubah jadwal perjalanan dapat dilakukan di loket pembatalan stasiun keberangkatan, dengan batas waktu maksimal 7×24 jam dari jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.
Beberapa perjalanan KA yang dibatalkan antara lain KA Argo Bromo Anggrek, Argo Semeru, Argo Dwipangga, Argo Muria, dan lainnya. KA yang tertunda bervariasi dari kota asal dan tujuan perjalanannya. Proses pemulihan layanan kereta api dilakukan dengan prioritas pada aspek keselamatan dan kelancaran operasional. KAI Daop 1 Jakarta berusaha memberikan layanan yang terbaik meski harus melakukan penundaan dan pembatalan perjalanan akibat insiden kereta api yang anjlok.


