Sebanyak 1.437 personel Polri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran diterjunkan untuk menjaga keamanan unjuk rasa ojek online/daring (ojol) di daerah Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, meminta peserta unjuk rasa untuk patuh pada aturan dan petunjuk petugas keamanan yang ada di lapangan. Pengamanan dimulai dengan apel pasukan pada pukul 08.00 WIB di Pos Polisi Merdeka Barat.
Susatyo menegaskan bahwa pihaknya akan mendampingi aksi unjuk rasa dengan pendekatan humanis dan profesional. Ia juga menekankan kepada para orator agar menjaga ketenangan massa, tidak memprovokasi, dan tidak menyebabkan kerusuhan. Selain itu, ia juga meminta peserta aksi untuk tetap tertib, tidak melawan petugas, dan tidak merusak fasilitas umum demi menjaga ketertiban dan keamanan Jakarta.
Dalam situasi ini, penting bagi seluruh petugas pengamanan untuk memberikan layanan yang persuasif. Senjata api tidak boleh dibawa oleh siapapun. Warga di sekitar Silang Selatan Monas diimbau untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari kemacetan selama aksi unjuk rasa berlangsung. Semua langkah yang diambil bertujuan untuk memastikan aksi unjuk rasa berjalan dengan damai, tertib, dan aman.


