Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Marullah Matali, mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jakarta telah menerapkan manajemen talenta dalam proses mutasi dan pelantikan pejabat. Menurut Marullah, selain manajemen talenta, Pemprov DKI juga melakukan uji kompetensi dan evaluasi kinerja terhadap pejabat yang dilantik. Sebanyak 59 pejabat tinggi pratama dilantik oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung, termasuk wali kota, bupati, kepala biro, kepala dinas, dan asisten deputi.
Marullah menjelaskan bahwa sebagian besar pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta mengalami mutasi setelah menjabat di satu posisi selama empat tahun atau lebih. Dia juga menekankan pentingnya untuk pejabat yang dilantik untuk terus menunjukkan kinerja terbaik mereka. Marullah memberi pesan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan pekerjaan baru dan bekerja keras untuk mewujudkan program-program yang telah ditetapkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Pelantikan dilakukan pada hari Rabu sebagai bagian dari kewajiban ASN untuk menggunakan transportasi umum. Para pejabat, termasuk wali kota dan wakil wali kota, diwajibkan menggunakan transportasi publik untuk menuju ke tempat pelantikan, meskipun mereka mengenakan Pakaian Dinas Upacara Besar. Ini merupakan ajang pembuktian bagi pejabat yang baru dilantik selama enam bulan pertama untuk menunjukkan kinerja terbaik mereka dalam mewujudkan program-program pembangunan Jakarta sebagai kota global.


