Bursa saham Indonesia dan regional Asia mengalami kenaikan hari ini karena adanya tanda positif dalam negosiasi tarif antara AS dan China. IHSG BEI ditutup lebih tinggi sebesar 0,41 persen menjadi 6.926,23 poin sedangkan indeks LQ45 naik 0,30 persen ke 777,05 poin. Sentimen positif ini diikuti oleh pengurangan rate bunga oleh Bank Sentral China sebesar 50 bps untuk membantu pertumbuhan ekonomi di tengah ketegangan perdagangan dengan AS. Selain itu, para pelaku pasar juga menantikan hasil rapat FOMC dari bank sentral AS. Di dalam negeri, pemerintah juga tengah mempersiapkan kebijakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2025 dengan menguatkan daya beli, memberikan stimulus ekonomi, percepatan investasi, dan optimalisasi belanja negara. Saham-saham yang menguat termasuk BATR, ISEA, AYLS, PNSE, dan HUMI, sementara saham-saham yang mengalami pelemahan adalah PPRI, IFII, NAYZ, LMPI, dan DGWG. Total frekuensi perdagangan saham mencapai 1.471.027 kali transaksi dengan nilai Rp15,61 triliun. Di bursa saham regional Asia, indeks Nikkei melemah sedikit namun indeks Shanghai, Kuala Lumpur, dan Strait Times menguat.863,41.


