Wednesday, April 15, 2026
HomeBursaIHSG Diprediksi Variatif di Tengah Kebijakan Wait and See The Fed

IHSG Diprediksi Variatif di Tengah Kebijakan Wait and See The Fed

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi akan bergerak variatif di tengah pelaku pasar bersikap wait and see terhadap kebijakan suku bunga acuan The Federal Reserve (The Fed) pada hari ini. IHSG dibuka dengan kenaikan menjadi 6.925,25 poin, sementara Indeks LQ45 juga naik ke posisi 778,34. Analis keuangan, Ajaib Sekuritas, menyatakan bahwa IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 6.800 hingga 6.920.

Pelaku pasar tetap fokus terhadap hasil rapat Federal Open Meeting Committee (FOMC) The Fed serta pertemuan antara Menteri Keuangan AS Scott Bessent dengan China di Swiss terkait negosiasi tarif. Dari Eropa, penjualan mobil di Inggris turun 10,4% pada April 2025, sementara di Asia, India melakukan serangan militer ke wilayah Pakistan. Di dalam negeri, kondisi daya beli nasional perhatian utama, terutama setelah IHPR BI hanya tumbuh 1,07% pada kuartal I-2025. Bank Indonesia juga akan merilis posisi cadangan devisa per akhir April 2025.

Wall Street sendiri mengalami penurunan pada perdagangan Selasa, mengikuti komentar dari Presiden AS Donald Trump dan Menteri Keuangan Scott Bessent terkait kesepakatan perdagangan. Bursa saham regional Asia seperti Nikkei dan Shanghai juga mengalami pergerakan yang beragam. Pergerakan IHSG dan faktor-faktor lainnya dapat berdampak pada pasar saham dalam beberapa waktu ke depan, sehingga investor diharapkan untuk tetap memperhatikan perkembangan terkini.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer