Dana yang berputar di Indonesia dari aktivitas umrah dan haji mencapai Rp29 triliun. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan kehadiran cabang PT Bank Syariah Indonesia di Arab Saudi dapat memperkuat ekosistem haji dan umrah. Menyusul Undang-Undang BUMN baru, izin prinsip perlu dijalankan dengan baik untuk memastikan RJPP beroperasi penuh di Arab Saudi dalam setahun ke depan. Ini membuka peluang kerja sama B-to-B dan memperkuat ekosistem Haji dan Umrah dari sisi ekonomi dan layanan keuangan syariah.
Erick menekankan potensi besar dana dari jamaah Indonesia, dengan Rp29 triliun yang berputar di dalam negeri dan masih ada Rp23 triliun di Arab Saudi yang dapat diserap. Dengan ekosistem yang tepat, Indonesia bisa mulai mendapat bagian dari transaksi tersebut. Erick juga menyoroti pentingnya layanan borderless antara imigrasi Indonesia dan Arab Saudi yang memungkinkan perizinan haji dilakukan langsung dari Indonesia.
Bank Emas, inovasi dari BSI yang telah diluncurkan, mencatat pertumbuhan signifikan dengan penjualan emas melalui aplikasi Byond meningkat drastis setelah peluncuran bank emas. Hal ini menunjukkan bahwa transformasi yang dilakukan BSI memiliki fondasi yang kuat. Erick optimis bahwa kerja sama BUMN dan Danantara akan terus memberikan hasil yang nyata dan terukur.


