Dua atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita (putri) dan Kiromal Katibin (putra), berhasil melaju ke babak final nomor speed pada kejuaraan panjat tebing IFSC World Cup Wujiang 2025 setelah melewati babak penyisihan di Fenhu Culture and Sports Center, Wujiang, China, Jumat. Desak Made Rita berhasil meraih peringkat kedua dengan waktu terbaik 6,379 detik, sementara Kiromal Katibin menempati peringkat ketiga dengan waktu terbaik 4,964 detik. Sayangnya, Veddriq Leonardo, peraih medali emas panjat tebing Olimpiade Paris 2024 asal Indonesia, tidak berhasil lolos ke babak final karena berada di peringkat 17. Beberapa atlet Indonesia lainnya yang tidak berhasil melaju ke babak final nomor speed adalah Susan Nurhidayah, Puja Lestari, dan Alfian Muhammad Fajri.
Desak Made Rita dan Kiromal Katibin akan berkompetisi di babak final bersama 15 pesaing lainnya di Fenhu Cultural and Sport Center, Wujiang, Sabtu. Di nomor lead, Indonesia hanya memiliki satu wakil di babak semifinal, yaitu Sukma Lintang Cahyani, yang berhasil menempati posisi ke-22 di fase penyisihan. Meskipun terdapat tiga atlet Indonesia lainnya yang turut serta dalam babak penyisihan lead, yakni Nur Diatul Jannah, Muhammad Rizky Syahrafli Simatupang, dan Musauwir, namun mereka tidak berhasil melaju ke semifinal karena peringkat mereka di luar 24 besar.
Sukma Lintang akan bertanding pada babak semifinal nomor lead putri di Fenhu Cultural and Sports Center, Wujiang, Sabtu. Jika berhasil masuk ke posisi delapan terbaik, Sukma Lintang akan melanjutkan ke babak final yang akan diselenggarakan pada Minggu. Timnas panjat tebing Indonesia siap menghadapi IFSC World Cup Wujiang 2025 dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.








