Blue Origin adalah perusahaan dirgantara swasta asal Amerika Serikat, didirikan oleh Jeff Bezos pada 8 September 2000 dengan visi mendukung jutaan orang tinggal dan bekerja di luar angkasa. Perusahaan ini berkantor pusat di Kent, Washington, dan memulai awal perjalanannya dengan fokus pada penelitian dan pengembangan teknologi roket luar angkasa secara tertutup. Jeff Bezos menggunakan investasi pribadinya untuk mendanai Blue Origin, dengan moto Gradatim Ferociter atau “Langkah demi langkah, secara ganas”. Blue Origin berkomitmen untuk membuat penerbangan luar angkasa dapat diakses oleh semua orang dengan biaya yang lebih rendah.
Blue Origin memiliki produk unggulan seperti New Shepard, sebuah roket peluncuran sub-orbital yang mampu membawa penumpang dan muatan ke luar angkasa dalam penerbangan singkat. Roket ini memiliki kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal, dengan penggunaan ulang yang efisien. Selain itu, Blue Origin juga mengembangkan New Glenn, sebuah roket orbital yang dirancang untuk membawa muatan besar ke orbit rendah Bumi.
Pencapaian terbaru Blue Origin termasuk peluncuran misi NS-31 dengan kru perempuan yang seluruhnya terdiri dari perempuan terkenal seperti Katy Perry dan Gayle King. Perusahaan ini juga menjalin kemitraan dengan NASA untuk mengembangkan sistem pendaratan manusia di Bulan melalui proyek Blue Moon. Blue Origin memiliki lebih dari 11.000 karyawan menurut data tahun 2023 dan terus memperluas kapasitas produksi teknologi luar angkasanya di Amerika Serikat.
Blue Origin telah menjadi pionir dalam industri penerbangan luar angkasa secara komersial dan terus berusaha untuk membuat luar angkasa dapat diakses oleh semua orang dengan biaya yang lebih terjangkau. Dengan pencapaian dan inovasi terbaru, Blue Origin tetap menjadi salah satu perusahaan paling canggih dalam pengembangan teknologi luar angkasa.








