Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengajak Pemuda Katolik untuk terus berkolaborasi dalam menjadi bagian dari program strategis pemerintah. Gus Ipul memberikan apresiasi atas kiprah Pemuda Katolik, terutama dalam mendukung korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Beliau juga berharap agar Pemuda Katolik dapat hadir untuk masa depan dengan langkah-langkah konkret dan semangat kolaborasi yang kuat.
Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, menegaskan bahwa organisasi ini harus melangkah keluar, memperluas pengaruh, dan menjadi mitra strategis dalam pembangunan nasional. Gusma juga menekankan pentingnya Pemuda Katolik untuk naik kelas dengan memperkuat ekosistem kader serta hadir dalam isu-isu penting seperti lingkungan hidup, stunting, human trafficking, dan ekonomi digital.
Rakernas Pemuda Katolik yang berlangsung selama tiga hari dihadiri oleh ratusan kader dari seluruh Indonesia. Acara ini bukan hanya sekadar forum pertemuan rutin, namun juga menjadi momentum penting untuk menegaskan arah baru gerakan organisasi dan berkolaborasi lintas sektor. Dengan tema “Kolaborasi Gerakan Nasional Pemuda Katolik dan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045,” rakernas kali ini bertujuan membawa semangat perubahan yang kuat dan menjadi bagian aktif dari proses transformasi bangsa.


