Penundaan pemberlakuan tarif selama 90 hari yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memberikan dampak positif bagi pasar global. Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengungkapkan bahwa bursa di AS mengalami penguatan pada hari berikutnya setelah pengumuman tersebut. Trump mengumumkan kebijakan tarif impor yang ditunda hingga 90 hari, kecuali untuk China dengan tarif impor tetap 125 persen. Dampaknya terlihat dari lonjakan saham-saham AS, di mana bursa Wall Street mengalami kenaikan yang signifikan.
Di dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mengalami kenaikan pada hari berikutnya setelah pengumuman tersebut. IHSG pada hari Kamis dibuka dengan kenaikan yang signifikan. Langkah diplomasi yang diambil oleh Pemerintah Indonesia dalam menghadapi kebijakan tarif AS juga dinilai positif oleh Nafan. Dialog dan Sarasehan Ekonomi yang digelar oleh pemerintah untuk menciptakan ketenangan di pasar diapresiasi oleh analis tersebut.
Pemerintah Indonesia juga tengah mempersiapkan paket negosiasi untuk membahas kebijakan tarif timbal balik atau resiprokal AS. Langkah diplomasi dipilih sebagai solusi yang menguntungkan tanpa mengambil tindakan retaliasi terhadap kebijakan AS. Namun, sebelum melakukan pertemuan dengan AS, pemerintah akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan negara-negara ASEAN untuk menyamakan sikap. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membawa pada kesepakatan yang komprehensif dan mengedepankan kepentingan nasional Indonesia.








