Alexander Zverev mengakui penampilannya buruk saat dikalahkan oleh Matteo Berrettini di babak pembuka Monte-Carlo Masters. Kekalahan ini membuat petenis Jerman itu gagal mencapai babak perempat final untuk keenam kalinya setelah Australian Open. Zverev menyatakan bahwa ini merupakan periode terburuknya sejak mengalami cedera beberapa bulan terakhir. Meskipun memenangi set pertama, Zverev tidak mampu memenangkan pertandingan dan kalah 7-5 pada set penentuan. Peringkat dua dunia itu mengakui ketidakpuasannya dengan level permainannya dalam pertemuan ketujuhnya dengan Berrettini.
Zverev mencatatkan hasil yang tidak memuaskan sejak mencapai babak judul di Melbourne pada Januari. Dia merasa kecewa dengan penurunan performa permainannya. Berrettini, di sisi lain, meraih kemenangan besar dalam kariernya dengan mengalahkan Zverev 2-6, 6-3, 7-5. Berrettini menunjukkan penampilan terbaiknya dalam beberapa tahun terakhir untuk mencapai babak ketiga di Monte-Carlo, kedua kalinya sejauh ini. Dia berhasil meningkatkan catatan head to head-nya menjadi 3-4 melawan Zverev.
Berikutnya, Berrettini akan melawan Jiri Lehecka atau Lorenzo Musetti. Berrettini berhasil meraih 14 dari 15 poin servis pertama di set kedua, menurut statistik ATP. Kemenangan ini memperkuat posisinya sebagai salah satu petenis Italia yang mampu mengalahkan petenis besar di dunia. Sementara itu, Zverev akan melanjutkan pertandingannya dalam ajang ATP 500 di kandangnya sendiri di Muenchen pekan depan.
Menurut Berrettini, kemenangannya didasari oleh perubahan sikap dan keyakinan dalam pukulannya. Dia yakin bahwa rencana permainannya tetap sama, namun sikapnya yang berubah membuatnya berhasil mengalahkan Zverev. Dengan penampilan yang stabil dan penuh percaya diri, Berrettini bertekad untuk terus meraih kesuksesan di turnamen ini. Saat ini, petenis Italia itu menjadi sorotan atas kemenangannya yang mengejutkan di Monte-Carlo Masters.








