Carlos Alcaraz sangat optimis memasuki turnamen tanah liat Eropa setelah beberapa hasil buruk sebelumnya. Meskipun kalah di semifinal Indian Wells dan tersingkir di babak pembuka di Miami, Alcaraz yakin dengan kemampuannya. Dia menyatakan bahwa sejak awal tahun ini, dia telah bermain tenis dengan sangat baik. Bagi Alcaraz, tenis tidak sekadar tentang memukul bola, tetapi juga melibatkan aspek mental dan fisik. Meskipun hanya berusia 21 tahun, Alcaraz telah berhasil meraih posisi kelima dalam ATP Live Race To Turin dengan catatan 15-4, memperlihatkan persentase kemenangan yang tinggi. Dengan gelar tingkat tur pertamanya di Rotterdam pada Februari, Alcaraz siap untuk menghadapi tantangan di Monte Carlo. Meskipun terdapat pemain-pemain kuat lainnya seperti Draper dan Mensik, Alcaraz percaya bahwa dia mampu bersaing di lapangan tanah liat. Sebagai unggulan kedua di Monte Carlo, Alcaraz siap untuk kembali beraksi setelah dua tahun absen karena cedera. Dia akan memulai turnamennya melawan petenis wild card asal Italia Fabio Fognini atau Francisco Cerundolo. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Alcaraz siap untuk menunjukkan kemampuannya di turnamen ini.








