Pada hari Selasa, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat, terutama oleh saham-saham sektor keuangan. Indeks IHSG naik 74,40 poin atau 1,21 persen menjadi 6.235,62, sementara indeks LQ45 naik 15,99 poin atau 2,35 persen ke posisi 697,01. Sentimen pasar membaik dengan meredanya kekhawatiran tentang perang tarif yang dapat berdampak pada perdagangan global dan pertumbuhan ekonomi global.
Dari luar negeri, pasar sedang menantikan data PDB AS yang diproyeksikan turun menjadi 2,3 persen dan data PCE Inti AS. Presiden Trump telah memberikan sinyal bahwa beberapa negara mitra dagang AS dan sektor-sektor tertentu akan dikecualikan dari tarif balasan yang akan diumumkan pada 2 April 2025.
Di dalam negeri, Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah mengumumkan struktur kepengurusan lengkap, dengan fokus terhadap sektor ketahanan pangan, energi, down streaming, dan infrastruktur digital. IHSG berhasil bertahan di zona positif sepanjang hari sesi perdagangan, dengan sektor keuangan memimpin kenaikan sebesar 3,19 persen di antara sepuluh sektor yang menguat. Satu-satunya sektor yang mengalami penurunan adalah sektor teknologi.
Beberapa saham yang mengalami penguatan besar adalah BEEF, POLU, OKAS, BAPI, DADA, dan IKAI, sementara saham-saham seperti HITS, TRUS, INAI, TIRA, dan FUJI mengalami pelemahan. Frekuensi perdagangan saham mencapai 952.000 kali transaksi dengan nilai transaksi sebesar Rp16,43 triliun. Bursa saham regional Asia juga mengalami pergerakan yang beragam, dengan Indeks Nikkei menguat, indeks Shanghai stagnan, indeks Kuala Lumpur naik, dan indeks Straits Times turun.








