PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) telah menunjuk Bob Tyasika Ananta, Wakil Direktur Utama BSI, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut BSI menggantikan Hery Gunardi yang ditunjuk sebagai Dirut PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Menurut keterangan resmi dari BSI, mereka memiliki mekanisme pengangkatan pejabat pelaksana tugas hingga berlangsungnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan selanjutnya.
Selain penunjukan Bob Tyasika Ananta sebagai Plt Dirut BSI, Direktur Risk Management Grandhis H Harumansyah akan menggantikan posisi Direktur Teknologi dan Informasi BSI. Selain itu, RUPST BRI juga menetapkan Saladin D Effendi, Direktur BSI sebagai Direktur Teknologi dan Informasi BRI.
Dibawah kepemimpinan Hery Gunardi, BSI berhasil mencatat pertumbuhan double digit hingga akhir tahun 2024. Bank ini telah menyusun rencana bisnis jangka panjang, termasuk masuk dalam Top 5 Global Islamic Bank berdasarkan kapitalisasi pasar pada tahun 2030. Bob Tyasika Ananta siap melanjutkan transformasi BSI dan membesarkan peran bank syariah ini sebagai mitra finansial, sosial, dan spiritual yang positif bagi masyarakat Indonesia.
Sejak merger tahun 2021 hingga 2024, BSI berhasil membukukan pertumbuhan yang signifikan di atas rata-rata industri perbankan nasional. Aset BSI meningkat lebih dari dua kali lipat, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) dan penyaluran pembiayaan juga mengalami kenaikan yang signifikan. Di akhir tahun buku 2024, laba BSI telah meningkat lebih dari tiga kali lipat menjadi Rp7 triliun.
Prestasi BSI sebagai Top 9 Global Islamic Bank juga tercapai lebih cepat dari yang diharapkan, berkat strategi bisnis yang tepat dan upaya edukasi perbankan syariah kepada masyarakat. Keberhasilan ini turut didukung oleh nakhoda andal dari Direktur Utama BSI Hery Gunardi. Semua pencapaian ini menegaskan komitmen BSI sebagai bank syariah terbesar, modern, dan inklusif yang menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan syariah.








