Setiap bulan Ramadhan, jumlah pendonor darah cenderung menurun dibandingkan dengan hari-hari biasa. Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta mengingatkan bahwa stok darah di Jakarta mulai menipis akibat menurunnya jumlah pendonor, yang biasanya mencapai 1.000 kantong darah per hari namun kini hanya sekitar 400-500 kantong. Untuk mengatasi hal ini, PMI DKI Jakarta meminta pusat-pusat perbelanjaan di daerah tersebut untuk menyediakan ruang bagi mereka guna menyelenggarakan kegiatan donor darah.
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI DKI Jakarta, Ni Ken Ritchie M Biomed, mengatakan bahwa penting bagi masyarakat untuk tetap mendukung kegiatan donor darah, terutama di bulan Ramadhan. Ia juga memberikan tips bagi calon pendonor darah yang sedang menjalankan ibadah puasa, seperti memperbanyak minum air putih saat sahur untuk menghindari dehidrasi. Menurutnya, donor darah tidak membatalkan puasa dan justru dapat meningkatkan kesehatan tubuh.
Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta, Muliam Wijoyo, menegaskan kesiapannya untuk memberikan ruang donor darah di pusat perbelanjaan. Seasons City dan Thamrin City telah menyetujui inisiatif tersebut, sementara tempat lainnya masih dalam proses koordinasi. Langkah ini diharapkan dapat membantu PMI DKI Jakarta dalam menjaga ketersediaan stok darah, terutama di bulan Ramadhan.








