Donald Trump telah resmi dilantik sebagai Presiden ke-47 Amerika Serikat, disertai oleh Wakil Presiden J.D. Vance pada Senin, menandai awal masa jabatannya yang kedua. Setelah kemenangan yang diproyeksikan dalam pemilu untuk periode kedua, Trump segera mengumumkan sejumlah calon untuk mengisi posisi kunci dalam kabinet dan pemerintahannya. Lebih dari 20 nama telah diperkenalkan oleh Trump untuk memimpin lembaga-lembaga penting dan sektor kebijakan strategis, namun daftar nominasi ini masih harus mendapatkan persetujuan dari Senat AS.
Setelah pelantikan, Senat AS memberikan persetujuan untuk beberapa anggota kabinet pertamanya, dengan Marco Rubio menjadi Menteri Luar Negeri yang mendapatkan dukungan bipartisan. Kabinet ini juga mencakup nama-nama kontroversial seperti Robert F. Kennedy Jr. sebagai Menteri Kesehatan dan Elon Musk sebagai kepala Departemen Efisiensi Pemerintahan, mencerminkan visi Trump untuk kebijakan luar negeri yang tegas dan reformasi birokrasi yang inovatif.
Kabinet Trump juga diisi dengan figur-figur yang tidak hanya loyal terhadap Trump, tetapi juga memiliki pengalaman dan pandangan politik yang sejalan dengan agenda pemerintahan. Nama-nama calon kabinet lainnya pun telah dirangkum dari berbagai sumber untuk melengkapi struktur pemerintahan Trump yang akan memimpin Amerika Serikat selama periode kedua. Dengan begitu, kabinet Trump 2025 siap untuk memasuki masa jabatannya yang baru dengan sejumlah tokoh penting di dalamnya.








