Bank Saqu Himpun Dana Pihak Ketiga Rp8,9 Triliun
Bank Saqu, layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab, berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp8,9 triliun hingga Juni 2026. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan yang signifikan atas kepercayaan masyarakat terhadap solusi keuangan yang ditawarkan oleh perusahaan.
Pertumbuhan Kredit Mencapai 37,4 Persen
Pelaksana Tugas Presiden Direktur Bank Saqu, Leka Madiadipoera, mengungkapkan bahwa penyaluran kredit juga mengalami pertumbuhan sebesar 37,4 persen secara tahunan, mencapai Rp8,6 triliun. Kenaikan ini dapat dipandang sebagai dorongan dari meningkatnya kepercayaan lebih dari 3,8 juta nasabah terhadap layanan keuangan yang praktis dan relevan yang disediakan oleh Bank Saqu.
Leka menjelaskan bahwa penyaluran kredit dari Bank Saqu, terutama dari segmen Bank Saqu Bisnis dan Digital, didukung oleh kepercayaan para nasabah yang memanfaatkan layanan tersebut untuk keperluan usaha maupun finansial sehari-hari.
Program Pendukung Pelaku Usaha dan Masyarakat Produktif
Selain fokus pada layanan perbankan digital, Bank Saqu juga aktif mengembangkan program-program yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan pelaku usaha dan masyarakat produktif. Melalui Solopreneur Academy, Bank Saqu telah berhasil mendukung pengembangan kapasitas lebih dari 1.000 peserta, serta meluncurkan Sunrise Society yang telah diikuti oleh lebih dari 2.300 peserta.
Dalam hal layanan perbankan digital, Bank Saqu memberikan fitur-fitur seperti Saku Nabung, Saku Transaksi, Deposito Reguler, dan Tabungmatic. Sedangkan di segmen pembiayaan, tersedia layanan Internet Banking, kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit kendaraan bermotor.
Bank Saqu optimis terhadap peluang pertumbuhan solopreneur dan pelaku usaha di Indonesia, serta berkomitmen untuk terus memperluas akses terhadap solusi keuangan guna membantu nasabah mengelola keuangan dan mengembangkan usahanya.


