Saturday, August 15, 2026
HomeBursaPrediksi Melemah IHSG Jelang Akhir Pekan

Prediksi Melemah IHSG Jelang Akhir Pekan

IHSG Diperkirakan Melemah Terbatas Akibat Aksi Profit Taking

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat diperkirakan akan bergerak melemah terbatas akibat aksi profit taking oleh investor menjelang akhir pekan. IHSG dibuka dengan menguat namun diprediksi akan cenderung melemah dalam rentang support dan resistance 6.000-6.220.

Amerika Serikat Terus Melancarkan Serangan Terhadap Iran

Situasi geopolitik dunia turut mempengaruhi pergerakan IHSG, terutama dengan konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Amerika Serikat terus melancarkan serangan terhadap Iran untuk melemahkan kemampuan militer negara tersebut, sedangkan Iran juga memberikan respons dengan menargetkan pangkalan AS di Kuwait dan Yordania serta meminta sekutunya di Yaman, Houthi, untuk menutup selat Hormuz. Hal ini berdampak pada penurunan pengiriman minyak melalui selat Hormuz, yang kemudian membuat harga minyak naik cepat.

Pelaku pasar dan investor di Indonesia harus mempersiapkan diri menghadapi masa-masa sulit, terutama bagi IHSG dan pasar obligasi. Meningkatnya probabilitas kenaikan tingkat suku bunga The Fed juga menjadi perhatian, terutama jika harga energi tidak dapat dikendalikan akibat konflik tersebut.

Utang Luar Negeri Indonesia Mencapai 462,4 Miliar Dolar AS

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Mei 2026 mencapai 462,4 miliar dolar AS atau mendekati Rp8.000 triliun. Meskipun terjadi peningkatan, rasio ULN terhadap PDB masih dalam kisaran 30,6 persen dan sebagian besar merupakan utang berjangka panjang. Hal ini mengindikasikan bahwa risiko pembiayaan kembali masih dalam kendali yang baik.

Ke depannya, pelemahan nilai tukar Rupiah dan kenaikan suku bunga global dapat meningkatkan beban pembayaran utang bagi Indonesia. Namun, selama utang digunakan untuk sektor produktif dan disiplin fiskal tetap terjaga, peningkatan ULN belum dianggap sebagai risiko signifikan bagi stabilitas ekonomi Indonesia.

Pergerakan bursa saham regional dan global juga turut memengaruhi prospek IHSG. Pada perdagangan sebelumnya, bursa Eropa dan Wall Street AS cenderung melemah, sementara bursa saham regional Asia juga bergejolak. Semua faktor tersebut akan memengaruhi arah pergerakan IHSG ke depannya.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer