Sunday, May 17, 2026
HomeBursaIHSG Ditutup Menguat Berkat Saham Perbankan dan Konglomerasi

IHSG Ditutup Menguat Berkat Saham Perbankan dan Konglomerasi

IHSG Ditutup Menguat Berkat Saham Perbankan dan Konglomerasi

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada Selasa sore, didorong oleh penguatan saham-saham sektor perbankan dan konglomerasi. IHSG berhasil menguat 85,16 poin atau 1,22 persen ke posisi 7.057,11, sedangkan indeks LQ45 naik 7,02 poin atau 1,04 persen ke posisi 681,58.

Perkembangan Pasar Saham

Analisis dari Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menunjukkan bahwa kenaikan IHSG dipicu oleh saham-saham konglomerasi dan perbankan. Sektor keuangan, terutama perbankan, dari dalam negeri mengalami kenaikan, yang turut diikuti oleh saham-saham konglomerasi.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen year on year (yoy) pada kuartal pertama 2026, didukung oleh peningkatan daya beli masyarakat menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri serta penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) juga turut memberikan dampak positif.

Sementara itu, dari luar negeri, harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan sebagai akibat meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terkait dengan Selat Hormuz. Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan Project Freedom untuk membuka kembali lalu lintas pengiriman yang terhalang di Selat Hormuz.

Peristiwa di Mancanegara

Komando Pusat AS membantah klaim Iran terkait penembakan rudal ke kapal perusak AS di Selat Hormuz, dengan menyatakan bahwa tidak ada kapal yang terkena dampak. Sebaliknya, Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan serangan rudal dan drone dari Iran yang menimbulkan kebakaran di Zona Industri Minyak Fujairah.

Sementara itu, bursa saham regional Asia menunjukkan pergerakan yang berbeda, di mana indeks Nikkei menguat, indeks Shanghai dan Strait Times melemah, dan indeks Hang Seng cenderung turun.

Di pasar saham Indonesia, terdapat saham-saham yang menguat seperti ENZO, ABDA, KONI, BRPT, dan NIKL, serta saham-saham yang melemah seperti FWCT, YPAS, INDS, HERO, dan INCO.

Dalam perdagangan saham tercatat sebanyak 2.461.876 kali transaksi dengan saham yang diperdagangkan senilai Rp23,87 triliun. Sebanyak 342 saham mengalami kenaikan, 314 saham mengalami penurunan, dan 163 saham stagnan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer