Uji coba akses jalur pemadaman di beberapa titik permukiman padat penduduk yang rawan kebakaran di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, menemui kendala aksesibilitas pada warung di pinggir jalan, terutama di area Jalan Banjir Kanal Barat, Jatipulo. Menurut Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri, armada pemadam dengan kapasitas terbesar sebesar 10.000 liter tidak dapat melewati jalan tersebut karena terhalang oleh warung yang berjejer di sepanjang jalan.
Suheri menyebut bahwa kendala tersebut harus diatasi agar upaya pencegahan kebakaran tetap dapat dilakukan. Oleh karena itu, strategi alternatif sedang dipersiapkan dengan melibatkan masyarakat setempat, seperti memberikan penyuluhan intensif dan alat pemadam kepada masyarakat agar mereka dapat mengatasi kebakaran sendiri. Seluruh kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis penanggulangan bencana di Jakarta, serta program Jaga Jakarta yang akan dilaksanakan secara rutin untuk memastikan respons cepat dalam kondisi darurat.
Sebelumnya, Gulkarmat Jakarta Barat sudah melakukan uji coba akses jalur pemadam di beberapa titik permukiman rawan kebakaran di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Uji coba ini bertujuan untuk memetakan hambatan dan mengukur kemampuan armada pemadam kebakaran dalam menjangkau lokasi kebakaran. Dengan demikian, diperlukan langkah-langkah strategis untuk memastikan penanggulangan kebakaran yang efektif dan responsif di wilayah tersebut.


