Banjir yang menggenangi sejumlah lokasi di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, telah mulai surut pada Senin malam. Menurut Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Purwanti Suryandari, banjir telah surut di Daan Mogot. Titik terakhir yang masih terdampak banjir berada di sekitar Jalan Pulo Nangka II karena merupakan daerah cekung. Hal ini dikarenakan naiknya muka air Kali Mookevart yang menjadi penyebab banjir di Jalan Daan Mogot sejak Senin pagi hingga malam. Keadaan ini semakin diperparah dengan adanya sheetpile yang bocor di beberapa titik karena tingginya air kali Mookervart.
Jakarta hari ini mendapat hujan intensitas ekstrem yang menyebabkan curah hujan di atas 150, masuk dalam kategori curah hujan ekstrem. Akibat banjir, terjadi kemacetan panjang hingga empat kilometer mulai dari depan SMK Telkom hingga Rusun Pesakih. Kendaraan seperti sepeda motor, mobil, truk logistik, dan bus TransJakarta tersendat di jalanan. Bahkan, laju kendaraan sempat berhenti total beberapa kali karena adanya penyempitan lajur yang disebabkan oleh pengendara yang menghindari sisi kiri jalan.
Banjir di Jalan Daan Mogot Jakbar semakin memperparah kemacetan lalu lintas di daerah tersebut. Banjir tersebut menyebabkan jalan tergenang air yang mengakibatkan kendaraan sulit melintas. Situasi ini juga mempengaruhi arus lalu lintas di sekitar area tersebut. Copyright © ANTARA 2026.


