Menurut Tokocrypto, tahun 2026 menjadi poin balik penting bagi pasar aset kripto di Indonesia setelah mengalami konsolidasi pada 2025. Dengan tingkat penetrasi yang masih rendah namun fondasi pasar yang semakin matang, peluang pertumbuhan investor dan transaksi dianggap masih terbuka lebar. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, melihat potensi pertumbuhan pasar kripto nasional yang besar pada tahun 2026. Meskipun penetrasi investor kripto di Indonesia saat ini hanya sekitar 7% dari total populasi, namun dalam jumlah absolut, Indonesia telah menjadi salah satu pasar kripto terbesar di dunia. Strategi optimis Tokocrypto adalah menambah sekitar 7-8 juta investor, mendekati total 26-27 juta investor, sedangkan strategi moderat akan menambah sekitar 4-5 juta investor menjadikan total 23-24 juta investor pada akhir 2026. Calvin menekankan bahwa kondisi pasar global yang lebih menguntungkan dan minat aset berisiko yang meningkat akan mempercepat adopsi aset kripto di Indonesia.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai total transaksi aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp482,23 triliun, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun ada koreksi transaksi, kondisi pasar kripto Indonesia selama 2025 menunjukkan tanda-tanda kedewasaan dengan basis transaksi yang kuat dan investor yang lebih disiplin. Data OJK menunjukkan bahwa hingga November 2025, jumlah investor aset kripto di Indonesia telah mencapai 19,56 juta orang, menunjukkan pertumbuhan pasar yang stabil meskipun penetrasi masih rendah. Tokocrypto juga menyoroti terjaganya likuiditas pasar tanpa spekulasi berlebihan sepanjang Januari-November 2025. Aktivitas transaksi lebih banyak mencerminkan manajemen portofolio dan keterlibatan yang selektif pada ekosistem kripto yang matang.
Dari sisi demografis, lebih dari 80% investor kripto di Indonesia berada dalam rentang usia 18-34 tahun, dipengaruhi oleh platform digital seperti TikTok, Telegram, dan X. Tahun 2025 juga dianggap sebagai periode transisi menuju kerangka regulasi yang lebih jelas dan fungsional. Pengembangan blockchain dan peningkatan proyek yang mematuhi regulasi dianggap memperkuat kepercayaan pasar kripto. Fokus ke depan industri kripto tidak hanya pada pertumbuhan angka, tetapi juga pada kualitas pengguna, edukasi, keamanan, dan keberlanjutan ekosistem untuk pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.


