Sunday, February 8, 2026
HomeBeritaEvaluasi Pasca-Insiden Keracunan Massal di BGN SPPG Tulungagung

Evaluasi Pasca-Insiden Keracunan Massal di BGN SPPG Tulungagung

Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Tanggung, Tulungagung, Jawa Timur masih menunggu evaluasi akhir dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebelum mereka dapat memulai kembali operasional mereka setelah mengalami keracunan massal empat bulan yang lalu. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menyatakan bahwa Tim Tawas sedang melakukan evaluasi mendalam untuk mencabut penangguhan SPPG Tanggung. Hal ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti keracunan tersebut dan menentukan siapa yang bertanggung jawab, apakah dari bahan baku, cara masak, atau fasilitas pendukung yang dikelola SPPG.

Meskipun SPPG Tanggung telah mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), operasional mereka masih ditangguhkan oleh Tim Tawas BGN untuk memastikan standar keamanan pangan terpenuhi sepenuhnya. Analisis kesalahan ini akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan kompensasi terhadap SPPG selama masa penangguhan operasional. Jika kesalahan berasal dari pihak SPPG, mereka harus memperbaiki kesalahan tersebut sebelum dapat beroperasi kembali.

Pengelola SPPG Tanggung telah menunjukkan iktikad baik dengan memenuhi persyaratan yang diminta oleh tim investigasi, seperti penambahan lapisan epoksi pada lantai dapur untuk meningkatkan higienitas ruangan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Keberhasilan mereka dalam mendapatkan SLHS menunjukkan bahwa mereka telah berbenah dan menyesuaikan fasilitas dengan standar pemerintah. Semua pihak terkait tinggal menunggu instruksi resmi dari pimpinan pusat BGN untuk mengaktifkan kembali layanan distribusi makanan bergizi.

Langkah hati-hati ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden keracunan yang terjadi sebelumnya. BGN menegaskan bahwa keamanan konsumsi siswa merupakan prioritas utama, sehingga verifikasi akhir oleh Tim Tawas menjadi penentu utama bagi SPPG Tanggung untuk dapat kembali melayani masyarakat dengan aman. Semua pihak juga menunggu hasil evaluasi resmi dari tim yang akan menentukan apakah SPPG layak untuk beroperasi kembali.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer