Timnas Indonesia melawan Lebanon adalah simulasi untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran empat yang akan datang. Pertandingan ini merupakan bagian dari persiapan Tim Garuda untuk menghadapi Arab Saudi dan Irak dalam ronde 4. Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, menyatakan hal ini dalam latihan timnas di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Di putaran keempat, Indonesia akan menghadapi Arab Saudi dan Irak di Grup B, dengan hanya dua juara grup yang akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026.
Untuk simulasi pertandingan sebelumnya, Indonesia seharusnya bermain melawan Kuwait, namun karena alasan tertentu, pertandingan tersebut digantikan dengan melawan Taiwan yang dimenangkan dengan skor 6-0. Patrick Kluivert, pelatih timnas Indonesia, juga mengisyaratkan akan mempertahankan formasi baru yang digunakan ketika melawan Taiwan. Dalam pertemuan dengan Lebanon, formasi yang sama akan digunakan, dengan penekanan pada pengembangan sistem permainan yang sudah ada.
Dengan penuh keyakinan, Kluivert menyatakan bahwa eksekusi sistem yang diminta dari para pemain telah berjalan dengan baik. Hal ini juga disampaikan dalam konferensi pers setelah pertandingan sebelumnya di Stadion GBT. Simulasi ini diharapkan dapat membantu Timnas Indonesia menyiapkan strategi dan permainan terbaik untuk menghadapi lawan-lawan tangguh di Kualifikasi Piala Dunia 2026.


