Perusahaan milik daerah Dharma Jaya di Jakarta, berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) di sektor pangan guna mendukung ketahanan pangan dan kemandirian dalam penyediaan protein hewani. Tujuan utamanya adalah untuk mendukung transformasi Jakarta menjadi kota global yang berkelanjutan. Menurut Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, langkah ini merupakan strategi penting dalam memperkuat tata kelola perusahaan sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Ada tiga pilar utama yang dilakukan perusahaan demi mendukung ketahanan pangan, yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, dan perluasan jaringan distribusi. Langkah-langkah ini termasuk kemitraan dengan peternak nasional, impor strategis, program pangan murah bersubsidi, dan ekspansi melalui berbagai saluran distribusi seperti “meat shop”, pasar tradisional, dan platform e-commerce. Semua ini bertujuan untuk menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat Jakarta serta memastikan akses yang mudah terhadap pangan protein hewani. Menurut Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, strategi tersebut merupakan langkah tepat dalam menghadapi tantangan pangan di Jakarta dengan memberikan perhatian pada kebutuhan masyarakat, terutama mereka dari kalangan menengah ke bawah. Hal ini juga sejalan dengan visi Gubernur DKI Jakarta untuk menjadikan Jakarta sebuah kota global yang berkelanjutan.
Dharma Jaya: Menguatkan Profesionalisme demi Ketahanan Pangan
RELATED ARTICLES


