Saturday, February 14, 2026
HomeLintas KotaRevitalisasi Kawasan Bersejarah Prioritas MRT Jakarta Fase 2A

Revitalisasi Kawasan Bersejarah Prioritas MRT Jakarta Fase 2A

PT MRT Jakarta (Perseroda) telah mengambil pendekatan unik dalam pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD) di jalur Fase 2A. Mereka memprioritaskan revitalisasi aset-aset bersejarah di kawasan Glodok hingga Kota Tua untuk menjadikannya sebagai destinasi wisata yang hidup dan berkelas dunia. Pendekatan ini bertujuan untuk membuat kawasan tersebut menjadi pusat destinasi pejalan kaki, dengan memfokuskan pada revitalisasi ruas jalan dari Pantjoran Tea House di Glodok hingga Stasiun Kota.

Meskipun pembangunan gedung tinggi masih menjadi pilihan di Glodok, PT MRT Jakarta akan tetap mempertahankan area pejalan kaki sebagai ciri khas utama. Mereka juga mengusulkan agar hanya Transjakarta bertenaga listrik yang diizinkan melintas di kawasan tersebut, menciptakan lingkungan bebas polusi yang nyaman. Dengan strategi “aset per aset”, PT MRT Jakarta berusaha memahami persoalan di setiap aset dan kawasan secara mendalam sebelum melangkah ke proyek yang lebih besar.

Dengan jalur Fase 2A yang akan menghubungkan Stasiun Bundaran HI hingga Kota sepanjang 5,8 kilometer, PT MRT Jakarta terus berupaya dalam mengembangkan TOD di sepanjang jalurnya. Melalui proyek-proyek ikonik seperti Blok M Hub, Terowongan Kendal di Dukuh Atas, dan jembatan penyeberangan orang (pedestrian skybridge) di Lebak Bulus, MRT Jakarta ingin mengubah paradigma kota yang sebelumnya berorientasi pada kendaraan pribadi menjadi berorientasi pada transportasi publik. Dengan harapan menjadikan kawasan tersebut lebih hidup dan beraktivitas untuk masyarakat sekitar.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer