Jannik Sinner, juara Wimbledon, tengah mempersiapkan diri untuk tampil di turnamen Cincinnati dengan menggunakan pelindung siku di lengan kanannya. Pelindung siku ini pertama kali terlihat saat Sinner mengalami cedera siku di Wimbledon dan ia terus menggunakan aksesori tersebut di pertandingan selanjutnya. Meskipun banyak yang berpikir bahwa pelindung siku akan dilepas setelah cedera sembuh, Sinner memutuskan untuk tetap menggunakannya karena merasa memberikan dampak positif pada permainannya.
Setelah meraih gelar Wimbledon dengan sukses, Sinner akan bertemu Carlos Alcaraz, petenis peringkat dua ATP, di pertandingan final Wimbledon. Alcaraz unggul poin dalam ATP Live Race To Turin, yang menjadi tolok ukur penting untuk peringkat No. 1 ATP akhir tahun. Meskipun kalah dari Alcaraz di final Roland Garros, Sinner mampu membalas dendam dengan kemenangan di Wimbledon.
Di luar lapangan, Sinner juga mulai mengeksplorasi dunia digital dengan meluncurkan kanal YouTube untuk berbagi konten vlog dari berbagai turnamen tenis, termasuk balik layar di Wimbledon. Pemain berusia 23 tahun ini berharap melalui video tersebut, penonton dapat mengenalnya lebih baik sebagai pribadi dan bukan hanya sebagai atlet serius di lapangan tenis.
Sebagai juara bertahan ATP Finals, Sinner akan memulai pertandingan pertamanya di Cincinnati melawan Vit Kopriva atau petenis kualifikasi. Meskipun tampil kuat di lapangan, Sinner juga berusaha memperkenalkan sisi pribadinya kepada penggemar melalui vlog dan konten di media sosial. Semoga upaya Sinner dalam membangun kehadiran online yang kuat dapat memberikan inspirasi bagi penggemar tenis dan penontonnya.


