Muhammad Rian Ardianto, ganda putra Indonesia, merespons positif penjodohan dirinya dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan setelah Kejuaraan Dunia 2025 di Paris. Meskipun harus berpisah dengan Fajar Alfian, pasangannya selama 11 tahun, Rian tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bersama pasangan baru. Menurut Rian, keputusan penjodohan tersebut berasal dari tim pelatih dan dia yakin Yere memiliki potensi besar setelah meraih berbagai prestasi di level internasional.
Perpisahan dengan Fajar meninggalkan kesan emosional bagi Rian, namun dia siap beradaptasi dengan pasangan baru untuk Kejuaraan Dunia 2025. Meskipun tidak menetapkan ekspektasi tinggi, Rian fokus untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berharap memperoleh hasil maksimal di turnamen tersebut. Sementara itu, Yeremia bersemangat dengan kesempatan berpasangan dengan Rian dan berencana untuk membuktikan kemampuannya di level atas meski saat ini peringkatnya masih di bawah 30.
Duet Rian/Yere direncanakan akan tampil di beberapa turnamen setelah Kejuaraan Dunia, termasuk Super 750 China Masters dan Super 500 Korea Open. PBSI berencana untuk mengevaluasi pasangan ganda putra ini hingga akhir tahun sebelum menetapkan pasangan permanen untuk musim 2026. Ini merupakan transisi yang menarik bagi kedua pemain yang siap untuk memaksimalkan potensi mereka dalam persaingan lintas negara.


