Pemerintah Indonesia siapkan stimulus sebesar Rp10,8 triliun pada kuartal III 2025 guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Stimulus tersebut akan disalurkan melalui berbagai program insentif yang diarahkan untuk mempercepat program-program prioritas Presiden, seperti makan bergizi gratis, pembangunan sekolah rakyat, koperasi desa merah putih, dan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan. Belanja pemerintah juga diperkirakan akan meningkat di kuartal III 2025 dengan pembangunan 200 gedung sekolah rakyat serta program FLPP yang ditargetkan mencapai 220 ribu unit rumah. Selain itu, pemerintah akan melanjutkan insentif PPN ditanggung pemerintah untuk pembelian rumah hingga Rp2 miliar dan mendorong penyaluran kredit usaha rakyat yang ditargetkan mencapai Rp287,8 triliun. Program stimulus ini merupakan kelanjutan dari stimulus sebelumnya yang telah sukses mendongkrak pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2025. Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, juga mencatat bahwa strategi akselerasi pertumbuhan ekonomi semester II 2025 akan difokuskan pada penguatan konsumsi, investasi, dan penciptaan lapangan kerja dengan program seperti MBG, koperasi merah putih, dan pembangunan tiga juta rumah. Pemerintah juga akan memberikan insentif PPN DTP untuk pariwisata sebagai bagian dari stimulus konsumsi menjelang akhir tahun.


