Friday, February 13, 2026
HomeBursaIHSG Diprediksi Menguat Dengan Kondisi Sentimen Domestik dan Global

IHSG Diprediksi Menguat Dengan Kondisi Sentimen Domestik dan Global

Pada Rabu, IHSG diprediksi akan bergerak mendatar merespon sentimen data ekonomi domestik maupun global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka dengan kenaikan 16,41 poin atau 0,22 persen ke posisi 7.531,60. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,25 poin atau 0,03 persen ke posisi 796,46. Menurut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways (mendatar) karena sentimen global dan regional yang belum konsisten. Dari dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2025 mencapai 3,7 persen quartal-on-quartal (qoq), mengalami pemulihan dari kontraksi 0,98 persen (qoq) pada kuartal sebelumnya.

Dalam basis tahunan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2025 tumbuh 5,12 persen year-on-year (yoy), melampaui estimasi sebesar 4,8 persen (yoy) dan merupakan ekspansi tahunan tercepat sejak kuartal II 2023. Dari luar negeri, defisit perdagangan Amerika Serikat (AS) menyempit menjadi 60,2 miliar dolar AS pada Juni 2025, yang merupakan angka terendah sejak September 2023. Aktivitas jasa China berlangsung positif dengan ekspansi selama 14 bulan berturut-turut pada Juli 2025, didukung oleh permintaan yang lebih kuat, termasuk peningkatan pesanan ekspor baru menurut survei sektor swasta S&P Global China.

Di pasar saham Eropa, Euro Stoxx 50, FTSE 100 Inggris, DAX Jerman, dan CAC Prancis mengalami beberapa perubahan. Sedangkan di Wall Street, indeks S&P 500, Nasdaq Composite, dan Dow Jones Industrial Average turun pada perdagangan Selasa. Di Asia, indeks Nikkei melemah, indeks Shanghai menguat, indeks Hang Seng melemah, dan indeks Strait Times menguat pagi ini. Itu tadi beberapa hal terbaru terkait pergerakan IHSG dan kondisi ekonomi global.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer