Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang dalam proses berkoordinasi dengan kepolisian terkait kemungkinan perizinan bagi suporter tim tamu untuk melakukan perjalanan tandang dalam musim Super League 2025/2026. Pada musim sebelumnya, larangan tersebut sering dilanggar oleh sejumlah kelompok suporter yang menyebabkan klub dikenakan denda. Ferry menegaskan bahwa mereka sedang mencari solusi agar suporter tamu dapat mendukung tim kesayangannya di kandang lawan dengan aman. Salah satu alternatif yang dipertimbangkan adalah memberikan izin kepada suporter tamu tanpa rivalitas, dan juga mengatur sistem pertiketan. Namun, perizinan ini tidak hanya bergantung pada keputusan kepolisian, tetapi juga harus disetujui oleh PSSI sebagai regulator kompetisi sepak bola Indonesia. Kebijakan ini diterapkan setelah tragedi Kanjuruhan pada tahun 2022 dan menewaskan banyak orang. Dalam upaya untuk mengembalikan kehadiran suporter tandang, pihak terkait terus berusaha mencari solusi yang aman dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.


