Festival Pinisi, acara bergengsi yang masuk dalam kalender event Kementerian Pariwisata 2025, merupakan wadah untuk memperlihatkan kekayaan budaya yang telah diakui oleh UNESCO. Pemkab Bulukumba berkomitmen untuk menyelenggarakan Festival Pinisi XV 2025 dengan maksimal, yang akan berlangsung pada 11-13 September mendatang. Festival ini akan diadakan di tiga lokasi utama di Bulukumba, yaitu Pantai Mandala Ria, Pantai Merpati, dan Bonto Bahari.
Tema Festival Pinisi XV 2025 adalah “Culture elaboration for sustainable tourism,” dimana berbagai kegiatan lomba dan tradisi lokal akan disajikan oleh masyarakat dan pemerintah Bulukumba. Di antaranya adalah sailing Pinisi, karnaval budaya, lomba mancing, hias perahu, dan Senandung Kopi Kahayya. Acara tersebut juga akan memperlihatkan kekayaan maritim dan kearifan lokal dengan berbagai lomba yang melibatkan masyarakat umum, seperti lomba foto, video miniatur Pinisi, dan lomba mewarnai.
Festival Pinisi diambil dari nama kapal legendaris Bulukumba Pinisi, yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Dukungan dari masyarakat lokal dan para mitra sangat diperlukan untuk menyukseskan acara ini, yang digelar sekali dalam setahun. Bagi masyarakat setempat, Festival Pinisi memberikan dampak positif, seperti peningkatan penghasilan dari penjualan souvenir berupa perahu Pinisi mini. *(*hapus tautan sumber dan informasi tambahan)


