Friday, February 13, 2026
HomeBisnisMenerangi Desa-desa di Mentawai dengan Energi Terbarukan

Menerangi Desa-desa di Mentawai dengan Energi Terbarukan

Di pedalaman Mentawai, ketersediaan listrik masih menjadi tantangan bagi warga setempat. Senja yang pecah di langit barat memberikan suasana yang tenang di Dusun Maruibaga, Desa Matotonan, Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Aman Lippat, seorang Sikerei atau dukun tradisional Mentawai, tetap bergantung pada alam meskipun memiliki lampu teras rumahnya yang dinyalakan menggunakan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ketika listrik diesel dari PLN belum menyala pada saat langit sudah gelap.

Keterbatasan akses jalan ke daerah pedalaman, seperti Desa Matotonan, menjadi salah satu hambatan dalam pembangunan jaringan listrik. Masyarakat Matotonan mulai mencari solusi dengan menggunakan panel tenaga surya dan aki sebagai alternatif sumber listrik. Namun, mesin PLTS terpusat yang sebelumnya beroperasi mengalami kerusakan pada tahun 2020, sehingga PLN harus mengoperasikan mesin diesel sebagai sumber listrik utama.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai bersama PLN dan instansi terkait berkomitmen untuk meningkatkan elektrifikasi di daerah tersebut guna mencapai 100 persen cakupan listrik. Meskipun masih banyak tantangan teknis dan anggaran yang perlu diatasi, upaya terus dilakukan untuk memaksimalkan pemanfaatan PLTS dan mendapatkan pembangkit listrik yang lebih besar.

Di tengah upaya pembangunan kelistrikan, sinergi antara pemerintah, PLN, dan masyarakat sangat diperlukan. Penerapan energi terbarukan, seperti PLTS, menjadi salah satu solusi untuk menjangkau daerah pedalaman dengan akses listrik yang terbatas. Rencana pembangunan PLTS terapung di wilayah perairan di Mentawai juga menjadi salah satu strategi untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di daerah tersebut.

Meskipun masih ada tantangan dalam penyediaan listrik di Mentawai, namun dengan kerja sama yang baik antara berbagai pihak, diharapkan persentase elektrifikasi di kepulauan ini dapat terus meningkat. Melistriki daerah pedalaman bukanlah hal yang mudah, namun dengan komitmen dan kerjasama yang baik, pastinya akan membawa dampak positif bagi kemajuan masyarakat setempat.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer