Naomi Osaka berhasil lolos ke babak 16 besar turnamen WTA 1000 untuk ketiga kalinya tahun ini setelah mengalahkan unggulan ke-22 Jelena Ostapenko dengan skor 6-2, 6-4 dalam pertandingan babak ketiga Omnium Banque Nationale di Montreal. Meskipun Ostapenko berhasil mematahkan servis Osaka beberapa kali, Osaka mengakui bahwa lawannya adalah pemain yang sangat baik dalam melakukan pengembalian. Osaka menganggap Ostapenko sebagai “pemain favoritnya” karena dia merupakan penentu standar generasinya sebagai petenis kelahiran 1997 pertama yang memenangi turnamen besar.
Meskipun memiliki rasa hormat pada lawannya, Osaka tetap tampil prima dan memenangi pertemuan mereka dengan straight set, sekaligus meraih kemenangan ketiga. Osaka memasuki pertandingan dengan kesadaran akan kemampuan Ostapenko dan berusaha mempertahankan kecepatan serta konsistensi permainannya. Sebagai petenis dengan pukulan kuat, baik Osaka maupun Ostapenko mencetak winner yang memukau, namun perbedaan terlihat pada kualitas servis dan akurasi pukulan mereka.
Ostapenko hanya memenangi 50 persen poin servis pertamanya dan melakukan 37 kesalahan, sementara Osaka memiliki persentase poin servis yang lebih tinggi dan jumlah kesalahan yang lebih sedikit. Meskipun Ostapenko berhasil menghasilkan beberapa poin untuk menyamakan kedudukan, ia kesulitan mempertahankan momentumnya dan kehilangan servis di kedua set. Osaka menyoroti pentingnya servis dalam pertandingan tersebut.
Sebelumnya, Osaka berhasil lolos dari tekanan saat tertinggal match point melawan Liudmila Samsonova. Kemenangan atas Ostapenko membawa Osaka ke babak 16 besar Montreal dan melanjutkan performa impresifnya. Kesuksesan ini semakin menegaskan dominasi Osaka di lapangan tenis serta ambisinya untuk terus meraih prestasi.


