Saturday, February 14, 2026
HomeLintas KotaHUT Ke-500 Jakarta: Tata Ulang Aset Tak Berwujud yang Mendongkrak Momentum

HUT Ke-500 Jakarta: Tata Ulang Aset Tak Berwujud yang Mendongkrak Momentum

Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta yang ke-500 pada tahun 2027, merupakan momen penting untuk merevitalisasi pembangunan kota baik secara fisik maupun dalam pengelolaan aset tak berwujud. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, mengungkapkan kesempatan emas ini sebagai momentum untuk menata ulang arah pembangunan kota, termasuk pengelolaan kekayaan intelektual yang menjadi bagian penting dari identitas dan daya saing kota moderen.

Dalam acara “Festival Kekayaan Intelektual (FKI) 2025” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Atika menyoroti peran kekayaan intelektual atau “intellectual property” (IP) sebagai elemen kunci dalam membangun citra Jakarta. FKI 2025 sendiri merupakan forum konferensi yang membahas potensi dan tantangan pengembangan kekayaan intelektual di Jakarta, dengan harapan untuk menyinergikan kebijakan perencanaan kota dengan visi kota yang kreatif dan berkelanjutan.

Ketua Umum Komite Ekonomi Kreatif Jakarta, Robby Wahyudi, menambahkan bahwa Jakarta memiliki energi kreatif yang luar biasa namun perlu ekosistem yang dapat mendorong nilai ekonomi yang berkelanjutan dari energi tersebut. Melalui FKI 2025, diharapkan kesadaran kolektif dapat dibangun bahwa kekayaan intelektual bukan hanya tentang perlindungan hukum, tapi juga menjadi landasan pertumbuhan ekonomi kreatif kota.

Dengan tujuan untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat kekayaan intelektual menjelang perayaan HUT ke-500 pada tahun 2027, FKI 2025 didesain sebagai wadah kolaborasi untuk merumuskan arah baru ekosistem IP Jakarta. Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga memicu kolaborasi antara para kreator, industri, dan pemerintah untuk mengangkat Jakarta sebagai pemain utama dalam peta IP global.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer