Friday, February 13, 2026
HomeFinansialProyeksi Ekonomi Perbanas 2025: Pertumbuhan 4,8% +/- 0,1%

Proyeksi Ekonomi Perbanas 2025: Pertumbuhan 4,8% +/- 0,1%

Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 sekitar 4,8 persen plus minus 0,1 persen year on year (yoy) dengan inflasi tetap rendah pada level 1,9 persen plus minus 0,5 persen yoy. Prediksi juga menunjukkan bahwa nilai tukar rupiah akan stabil dengan rentang Rp16.300–Rp16.700 per dolar Amerika Serikat (AS). Kepala Bidang Riset dan Kajian Ekonomi Perbankan Perbanas, Aviliani, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi diprediksi di bawah 5 persen karena adanya kendala baik eksternal maupun internal. Meskipun demikian, kondisi ini dapat membuka ruang untuk kebijakan moneter yang lebih longgar.

Perbanas menyoroti lima pilar utama perekonomian yang saling berkaitan, antara lain inflasi dan daya beli, transmisi kebijakan moneter, kinerja sektor strategis, pertumbuhan kredit dan DPK, serta stabilitas nilai tukar. Berdasarkan data kuartal 1 dan 2 tahun 2025, penurunan suku bunga global dan inflasi rendah dianggap memberikan kesempatan untuk ekspansi usaha. Namun, tren inflasi rendah serta suku bunga yang menurun juga membawa tantangan bagi perbankan, sehingga perlu adanya strategi kredit yang adaptif terhadap perubahan ekonomi.

Aviliani menegaskan bahwa proyeksi inflasi tidak dapat ditentukan dengan satu angka karena pemerintah masih bisa memberikan stimulus yang dapat mempengaruhi angka inflasi. Di samping itu, upaya pemerintah untuk mengatasi peningkatan harga bahan pokok juga diharapkan dapat menjaga inflasi tetap rendah. Momentum ekonomi saat ini perlu dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan, namun perlambatan yang terjadi harus diwaspadai. Dengan demikian, pengelolaan strategi kredit yang adaptif menjadi kunci untuk menghadapi perubahan ekonomi yang terjadi.

Semua proyeksi dan analisis ini diungkapkan dalam PERBANAS Review of Indonesia’s Mid-Year Economy (PRIME) 2025 di Jakarta. Inisiatif dan kerja sama antara pilar ekonomi, perbankan, dan pemerintah diharapkan dapat memperkuat stabilitas ekonomi Indonesia di masa depan. Copyright © ANTARA 2025

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer