Saturday, February 14, 2026
HomeBisnisDispar Kepri Kolaborasi dengan NDP untuk Film Animasi Gurindam Dua Belas

Dispar Kepri Kolaborasi dengan NDP untuk Film Animasi Gurindam Dua Belas

Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Dispar Kepri) bekerja sama dengan Nongsa Digital Park (NDP) untuk membuat film animasi “Gurindam Dua Belas”, yang merupakan karya sastra dari Raja Ali Haji. Kolaborasi ini bertujuan untuk membawa warisan budaya Melayu ke ranah digital, selaras dengan arahan Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk menghadirkan tokoh Raja Ali Haji dalam bentuk animasi edukatif untuk anak-anak. Film ini diharapkan menjadi highlight acara Marine Culture pada November 2025 mendatang.

Dalam pertemuan dengan NDP, berbagai aspek produksi dibahas termasuk pemilihan format animasi 2D atau 3D dan skema kerja sama antar tim. Hasilnya, diputuskan untuk memproduksi film dalam format animasi 2D berdurasi dua menit. Dispar Kepri akan bertanggung jawab atas naskah, dubbing, dan storyboard, sementara proses animasi akan dilakukan oleh tim NDP.

Tujuan dari kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan film berkualitas tinggi, tetapi juga sebagai contoh sinergi antara pemerintah daerah dan industri kreatif lokal. Film animasi Gurindam Dua Belas diharapkan dapat memperkenalkan sosok Raja Ali Haji dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya kepada generasi muda, sebagai bentuk melestarikan budaya melalui teknologi.

Gurindam Dua Belas adalah bagian dari khazanah sastra Melayu yang berisi nilai kehidupan, sosial budaya, agama, moral, dan pendidikan karakter. Salah satu bait yang terkenal dari karya ini adalah “Barang siapa tiada memegang agama, sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.” Karya sastra ini sarat dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal Melayu.

Keseluruhan kolaborasi ini memiliki tujuan yang mulia, yaitu menghadirkan warisan budaya dalam bentuk yang menarik dan edukatif bagi generasi masa kini. Diharapkan animasi Gurindam Dua Belas akan menjadi bagian penting dalam melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya Melayu kepada dunia modern.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer