Ketua Eksekutif Hyundai Motor Group, Euisun Chung, akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat pekan ini, dalam rangka mendukung pembicaraan dagang antara Seoul dan Washington. Ini merupakan upaya yang dilakukan untuk menghadapi negosiasi tarif yang sedang berlangsung, di mana AS telah memberlakukan tarif sebesar 25 persen atas kendaraan impor sejak bulan April. Sementara itu, Jepang dan Uni Eropa sedang merundingkan penurunan tarif menjadi 15 persen menjelang tenggat waktu 1 Agustus. Namun, Korea Selatan belum mencapai kesepakatan serupa.
Hyundai Motor Group sebelumnya telah mengumumkan rencana investasi senilai 21 miliar dolar AS di AS hingga tahun 2028. Investasi ini terdiri dari 8,6 miliar dolar AS untuk sektor otomotif dan 6,1 miliar dolar AS untuk baja, komponen, dan logistik. Sementara itu, Ketua Samsung Electronics Co., Lee Jae-yong, juga berangkat ke AS untuk mengusulkan rencana investasi baru di sektor semikonduktor dan kemitraan kecerdasan buatan (AI) selama kunjungannya. Langkah ini kemungkinan didorong untuk mendukung pemerintah Korea Selatan dalam negosiasi tarif yang penting.
Samsung sendiri telah mengumumkan rencana investasi senilai 37 miliar dolar AS untuk membangun fasilitas foundry chip baru di Taylor, Texas hingga tahun 2030. Perusahaan ini juga memiliki pabrik chip di Austin, Texas. Selain itu, Samsung juga telah menandatangani kesepakatan senilai 16,5 miliar dolar AS untuk memasok semikonduktor AI kepada Tesla Inc., dengan produksi dijadwalkan dimulai tahun depan di pabrik Taylor. Kesepakatan ini mencerminkan komitmen Samsung dalam memperluas kehadirannya di industri teknologi.
Dengan langkah-langkah ini, perusahaan-perusahaan Korea Selatan berupaya untuk menavigasi kondisi perdagangan global yang tidak pasti, terutama dalam menghadapi kebijakan tarif yang diberlakukan oleh pemerintah AS. Dengan adanya rencana investasi besar di AS, diharapkan mereka dapat memperkuat hubungan dagang antara Korea Selatan dan AS, serta tetap bersaing dalam pasar global yang semakin ketat. Langkah ini juga sejalan dengan visi Hyundai Motor Group dan Samsung Electronics Co. dalam menjelajahi pasar internasional dan memperluas jejak bisnis mereka secara global. Penulis: Fathur Rochman.


