Dalam situasi darurat, akses cepat ke layanan pertolongan sangat penting untuk keselamatan. Di Indonesia, terdapat beberapa nomor kontak darurat yang harus diketahui dan disimpan untuk keadaan genting. Nomor utama seperti 112 dan 110 bisa dihubungi untuk kebakaran, kecelakaan, atau gangguan keamanan. Sedangkan nomor layanan khusus seperti 118/119 untuk ambulans dan layanan medis, 113 untuk pemadam kebakaran, 115 untuk SAR, dan 117 untuk BNPB penanggulangan bencana, juga penting diketahui.
Selain itu, nomor pendukung lain seperti 123 untuk PLN, 14080 untuk Jasa Marga, 1-500-400 untuk BPJS Kesehatan, 135/1-500-000 untuk Pertamina, 1500-533 untuk BPOM, dan 021-7992325 untuk PMI juga perlu disimpan. Tips untuk menyimpan nomor darurat antara lain dengan menandai ponsel atau menempel daftar nomor di tempat strategis. Mengajari anggota keluarga, terutama anak-anak, untuk menggunakan layanan darurat juga sangat penting.
Menyimpan nomor-nomor darurat bukan hanya untuk jaga-jaga, tapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan. Informasi yang tepat di tangan memungkinkan tindakan yang cepat dan bijak saat darurat. Meskipun nomor-nomor darurat di Indonesia berlaku secara nasional, tetap penting untuk mengetahui kontak penting yang berlaku di lingkungan sekitar. Dengan persiapan yang baik, kesiapan dalam menghadapi situasi darurat akan meningkat.


