Tuesday, October 13, 2026
HomeBursaProyeksi Pertumbuhan Produksi Emas Archi Indonesia Naik 25% Tahun 2025

Proyeksi Pertumbuhan Produksi Emas Archi Indonesia Naik 25% Tahun 2025

Perusahaan produsen emas, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), memiliki target pertumbuhan produksi emas sebesar 25 persen year on year (yoy) pada tahun 2025. Pada tahun 2024, volume produksi emas perusahaan mencapai 93,4 kilo ons (koz) dengan penjualan sebesar 97,1 koz. Target ini disokong dengan dimulainya penambangan kembali di Pit Araren, pembukaan Pit baru di bagian utara konsesi perseroan, dan penambangan bawah tanah yang akan dimulai.

Direktur Utama ARCI, Rudy Suhendra, menjelaskan bahwa perseroan telah melakukan kegiatan eksplorasi intensif selama tahun 2024, dengan mengebor 427 titik dengan total 75.807 meter. Hasil dari pengeboran eksplorasi menunjukkan penemuan yang signifikan di bagian utara konsesi, dengan ditemukannya bijih emas berkadar tinggi sebesar 60 g/t dengan ketebalan 36 meter.

Selain itu, pengembangan tambang bawah tanah juga menunjukkan hasil positif, dengan pembukaan tambang bawah tanah Pit Kopra berhasil dilakukan pada 5 Desember 2024. Hingga Juni 2025, penambangan bawah tanah sudah mencapai kedalaman 425 meter.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, perseroan kembali berinvestasi pada sektor energi panas bumi dengan mendirikan PT Toka Tindung Geothermal (TTG) di Sulawesi Utara. TTG memiliki target kapasitas produksi listrik tenaga panas bumi sebesar 40 Mega Watt (MW).

ARCI juga telah mengoptimalkan pabrik pengolahan dengan kapasitas 4 Metric ton per annum pada tahun 2025. Perusahaan menerapkan teknologi pengolahan terbaru untuk meningkatkan jumlah produksi emas melalui peningkatan recovery bijih emas.

Pada tahun 2024, Archi Indonesia mencatat pendapatan sebesar 287,6 juta dolar AS dan laba bersih sebesar 10,4 juta dolar AS. Melalui langkah-langkah ini, perseroan terus berupaya untuk meningkatkan produksi emas dan keberlanjutan bisnisnya di masa depan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer