Penyelesaian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah dipercepat oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Menurut Menteri PU Dody Hanggodo, pembangunan SPAM adalah langkah strategis untuk meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat. SPAM Mamminasata di Sulsel dirancang untuk melayani hingga 80.000 sambungan rumah atau setara dengan 400.000 jiwa di wilayah metropolitan Makassar. Pembangunan SPAM ini memiliki dua tahap, dengan tahap pertama ditargetkan selesai pada Agustus 2025. Proyek ini juga melibatkan penggunaan sumber air dari Bendungan Bili-Bili dan progresnya telah mencapai angka yang signifikan. Kementerian PU dan pemerintah daerah bekerja sama untuk memastikan distribusi air berjalan lancar hingga ke rumah warga. Pembangunan SPAM Mamminasata juga memiliki alokasi anggaran yang jelas, dan diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Sulsel, terutama di kota-kota seperti Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar. Meskipun beberapa tahap pembangunan membutuhkan koordinasi dengan pemerintah daerah, Kementerian PU berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini sesuai target yang telah ditetapkan. Dengan demikian, SPAM Mamminasata diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan akses air bersih.


